Header Ads

Menghargai Seorang Ibu... (Masihkah)
MASIHKAH SURGA DI BAWAH TELAPAK KAKI IBU? Kita tentu sering mendengar kalimat bahwa surga itu di terletak di bawah telapak kaki ibu. Kalimat ini tentu tidak terasa berlebihan mengingat begitu mulia dan beratnya tugas seorang ibu. Mulai dari mengandung dengan beban yang kian hari kian berat sampai 2 tahun lamanya,melahirkan dengan mempertaruhkan nyawa, hingga membesarkan buah hati menjadi generasi rabbani. Di sisi lain seorang ibu pun adalah seorang istri yang merupakan partner suami dalam membina rumah tangga yang sakinah. Tapi, seiring perkembangan zaman, banyak wanita yang tidak menyadari peran fitrahnya sebagai seorang ibu maupun istri. Kesempatan yang terbuka lebar untuk berkarir dan beraktivitas di luar rumah membuat wanita terkadang menomor-duakan bahkan melupakan perannya sebagai istri dan ibu. Segala pekerjaan rumah diserahkan pada pembantu dan masalah pengurusan anak-anak diserahkan pada baby sitter. Akibatnya rumah tangga menjadi tidak harmonis dan anak-anak pun menjadi terbengkalai hingga terkadang anak-anak tersebut merasa lebih dekat pada pengasuhnya dibandingkan dengan ibunya sendiri. Tak jarang pula, seorang anak tidak lagi akrab dan hangat bersama sang Ibu, tapi justru lekat dan akrab dengan Neneknya karena seringnya sang ibu itu kerja larut malam dan sering lembur. Lalu dengan keadaaan yang seperti itu, masihkah surga berada di bawah telapak kaki ibu? Jadi, jika pertanyaan ini dilontarkan kepada para Ibu... masihkan Surga itu di telapak kaki ibu?... tentunya para Ibu kompak menjawab: "Masih....., karena kasih ibu sepanjang masa.."

No comments